Sosongkokan, Manfaat dan Struktur Daunnya

Rhoeo discolor dikenal dengan nama Oyster Plant atau di Indonesia dikenal dengan nama Sosongkokan. Tanaman ini termasuk dalam famili Commelinaceae yang berasal dari Meksiko dan India Barat. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias karena mempunyai warna daun yang berbeda antara bagian atas dan bagian bawah, sehingga sangat menarik perhatian terutama pencinta tanaman hias. Sosongkokan tumbuh subur pada tanah yang lembab, tanaman ini juga berkerabat dekat dengan Nanas Kerang (Rhoeo spathacea). Panjang daun bisa mencapai 30 cm dan lebar 2,5 hingga 6 cm, bunga Rhoeo discolor berwarna putih berbentuk kerang serta tinggi tanaman ini sekitar 40 hingga 60 cm.

Pada kebanyakan tumbuhan, stomata memiliki sel penjaga dan sel tetangga. Sel penjaga adalah sel yang membentuk bukaan dari stomata tersebut. Pergerakan sel penjaga dipengaruhi oleh banyak faktor rangsangan seperti suhu, kelembaban, dan tekanan turgor. Terkadang ditemukan klorofil pada sel penjaga, hal tersebut diperlukan karena kebutuhan energi untuk bergerak harus dipenuh dalam waktu yang singkat. Sel tetangga adalah sel yang letaknya bersebelahan dengan sel penjaga. Terdapat beberapa macam pembagian stomata menurut letak, bentuk sel penjaga dan bentuk sel tetangga yang akan dijelaskan berikut:

A. Letaknya terhadap sel epidermis

a. Phanerofor
Letak stomata sejajar dengan sel epidermis. Mayoritas dari tumbuhan memiliki stomata denga tipe ini. Contoh: Sosongkokan (Rhoeo discolor).
b. Kriptofor
Letak stomata di bawah sel epidermis. Tumbuhan yang memiliki stomata tipe ini biasanya hidup di tempat kering. Dengan menyembunyikan stomata di cekungan daun yang dilengkapi dengan trikoma, tumbuhan dapat mencegah penguapan yang berlebihan. Contoh: Bunga mentega (Nerium oleander).

B. Bentuk sel penjaga

a. Ginjal
Bentuk dari sel penjaga menyerupai ginjal. Mayoritas tumbuhan memiliki tipe ini. Contoh: Sosongkokan (Rhoeo discolor).
b. Barbel
Bentuk datar ditengah dan membulat diujung. Pemilik stomata tipe ini adalah dari famili Zea.

C. Bentuk Sel Tetangga

a. Anisositik
Terdapat sel penjaga yang bentuknya berlainan. Contohnya pada Cocor bebek (Kalanchoe pinnata).
b. Animositik
Sel tetangga tidak dapat dibedakan dengan sel epidermis disekitarnya. Contohnya pada Paku sarang burung (Asplenium nidus).
c. Parasitik
Letak sel tetangga paralel dengan sel penjaga. Contohnya pada Eichornia crassipes.
d. Tetrasitik
Terdapat empat sel penjaga yang letaknya paralel dan seri dengan sel penjaga. Contohnya pada Sosongkokan (Rhoeo discolor).

Kebanyakan dari stomata terdapat pada bagian bawah daun untuk mengurangi penguapan berlebihan, namun pada tumbuhan air atau hidrofit seperti teratai, stomata terdapat dibagian atas daun.

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom: Plantae 
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo: Commelinales
Famili: Commelinaceae
Genus: Rhoeo
Spesies: Rhoeo discolor

Manfaat

Bagian yang dipakai adalah bunga dan daun, pemakaian segar atau kering. Tumbuhan ini bisa digunakan sebagai obat dari penyakit berikut:
1. Bronkitis akut
2. Batuk rejan (Pertussis)
3. TBC
4. Mimisan (Epistaxis)
5. Disentri
6. Berak darah
7. Terkilir, memar (pemakaian luar)
8. Batuk berdahak
9. Flu

Cara pemakaian:
- Batuk rejan, batuk berdahak, flu, dan disentri:
20 – 30 kuntum bunga direbus, minum.
- TBC, mimisan:
15 – 30 gr daun, rebus, minum.
- Bronkitis akut, muntah darah:
10 helai daun segar atau 20 – 30 kuntum bunga ditambah gula batu, dibuat bubur.
- Berak darah:
10 – 15 helai daun segar atau 20 – 50 kuntum bunga kering ditambah gula aren, direbus.
- Terkilir, memar:
Dilumatkan lalu dibalutkan pada bagian yang terkilir ataupun memar.

Efek farmakologis:
Anti radang, ekspektoran, anti diare.

One thought on “Sosongkokan, Manfaat dan Struktur Daunnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>